Pemantauan Arus Mudik dan Arus
Balik Iedul Fitri 2018 berjalan dengan lancar. Berdasarkan hasil pemantauan Tim Monitoring Dishub
KP, tidak ada kemacetan dan penumpukan kendaraan yang berarti pada hari-hari menjelang
Lebaran maupun hari-hari sesudah Lebaran.
Dari pantauan Tim Monitoring Lebaran 2018, Puncak Arus Mudik terjadi pada H-2 Iedul Fitri atau tanggal 13 Jun 2018, sedangkan Puncak Arus Balik terjadi pada H + 1 / 17 JUNI 2018 (lebaran ke 3).
Berkat kesigapan dan kerjasama
antara Polres Kulon Progo, Dishub KP dan Stakeholder terkait yang mendirikan
Posko-posko pemantauan di sepanjang jalan Nasional dan jalan Provinsi terpantau
tidak terjadi kemacetan yang berarti terlebih pada H-4 portal JJLS di ruas
jalan Provinsi Glaheng – Glagah dan Kawasan IPL Bandara NYIA sudah dibuka, sehingga
membantu mengurai arus Mudik dan Arus Balik Lebaran.
Dibanding tahun lalu, Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran Tahun 2018 ini mengalami kenaikan sebesar 16.222 kendaraan atau 2,30 %. Hal ini dipicu dengan panjangnya libur lebaran dan cuti Bersama, adanya program mudik gratis oleh PT KAI dan perusahaan angkutan lainnya serta sebab lainnya.
Dalam pemantauan tim Mobile,
beberapa obyek wisata juga mengalami peningkatan jumlah wisatawan, terjadi
penumpukan di porter utama terutama di Pantai Glagah, namun berkat kesigapan
petuas porter dibantu pihak polsek Temon dan petugas Dishub KP, kepadatan arus
lalu lintas pengunjung bisa diurai dan diatasi dengan baik.
Dalam kesempatan ini, Dinas Perhubungan Kulon Progo mengucapkan terima kasih kepada pihak terkait yang telah bersinergi dalam pelaksanaan monitoring, pemantauan dan pengamanan Lebaran 2018. Bagi stakeholder yang membutuhkan data Lebaran 2018 baik data harian maupun data rekapitulasi bisa menghubungi Dishub KP melalui Bidang Lalu Lintas.