Operasi Gabungan Penegakan Hukum

Dishubkominfo bersama Satuan Polisi Pamong Praja beserta Polres Kulon Progo mengadakan operasi rutin dalam rangka penegakan hukum di Wilayah Kabupaten Kulon Progo kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu dan Kamis tanggal 20 dan 21 Juli 2016.

Dalam operasi gabungan tersebut Dishubkominfo beranggotakan 6 orang personel dari bagian Dal.Ops yang dipimpin langsung oleh KaSi OpsDal Bpk Bekti Nurada S.Sos, Satuan Polisi Pamong Praja beranggotakan 6 orang personel dan Polres kulon Progo beranggotakan 6 personel yang terdiri dari 4 orang Polantas dan 2 orang Reskrim.

Adapun beberapa wilayah yang menjadi tempat operasi yaitu di Jalan Wates - Muntilan Nanggulan, dan Jalan Deandelles tepatnya di Dsn Garongan, dari hasil operasi yang dilakukan banyak terdapat kendaraan angkut baik angkutan barang maupun angkutan orang yang kedapatan melanggar. Pelanggaran yang umumnya terdapat pada kendaraan angkutan barang yakni terkait masalah dimensi kendaraan yakni adanya tambahan bagian Bak samping kiri, kanan dan belakang, Tonase, dan buku uji (KIR) yang sudah lewat masa berlaku, serta surat ijin mengemudi (SIM) yang tidak pada mestinya dengan kendaraan yang dibawa. Kemudian untuk pelanggaran yang umumnya terdapat pada kendaraan angkutan orang yakni terkait masalah ijin trayek yang sudah lewat masa berlaku dan buku uji (KIR) yang sudah lewat masa berlaku. Dari pelaksanaan operasi penegakan hukum tyang berlangsung selama 2 hari tersebut terdapat 14 Kendaraan yang terjaring.

Oleh karena banyaknya pelanggaran yang terdapat pada kendaraan angkutan barang maupun angkutan orang, Dishubkominfo beserta instansi terkait akan sering melakukan operasi gabungan tersebut. Hal ini agar dapat terwujud dan terciptanya ketertiban, kenyamanan serta keamanan  dalam berkendara di Wilayah Kabupaten Kulon Progo.