ANGKUTAN PEDESAAN SEPI PENUMPANG

       Sebagaimana kita ketahui bahwa kinerja angkutan pedesaan dari tahun ke tahun semakin mengalami penurunan. Hal ini mengindikasikan bahwa angkutan pedesaan saat ini semakin kurang diminati oleh masyarakat.

       Penyebabnya adalah pertumbuhan kendaraan pribadi yang sangat tinggi baik sepeda motor maupun roda empat serta pelayanan angkutan pedesaan yang dianggap masih rendah. Disamping itu belum standarnya pelayanan angkutan pedesaan dalam memberikan pelayanan juga menjadi pemicunya.

    Dalam rangka mencari data di lapangan terkait angkutan pedesaan Dinas Perhubungan Kulon Progo melakukan survei angkudes di tempat-tempat umum yaitu di simpang 5 (lima) Karangnongko Wates, Simpang 4 Nagung Wates, Simpang 3 Demen Temon dan Simpang 3 Pangkalan Temon.

       Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 15 Juni sampai dengan 17 Juni 2021 mulai pukul 05.30 WIB sampai dengan pukul 08.00 WIB pagi.

       Kasi Angkutan Drs. R. Rahvi Pusnah Adi Purnama mengatakan bahwa kegiatan ini dalam rangka mencari data load factor untuk peningkatan kualitas layanan transportasi di Kulon Progo.

   “Hari ini hari adalah ke-2 kami melakukan survei, rencana kami akan  melaksanakan survei ini selama 3 hari dari kemarin (15/6/2021) sampai besok pagi (17/6/2021). Untuk melakukan survei ini kami menerjunkan 8 persoinil Dishub yang masing-masing titik terdiri dari 2 orang. Harapannya dengan kegiatan ini bisa diperoleh data terkait jumlah angkutan pedesaan yang masih operasional serta animo masyarakat terhadap angkutan pedesaan itu sendiri”, kata Kasi Angkutan Dishub Kulon Progo menuturkan.