DISHUB GELAR KOORDINASI PERLINTASAN SEBIDANG

Menyikapi tingginya angka kecelakaan di perlintasan kereta api, Dinas Perhubungan Kabupaten Kulon Progo melakukan rapat koordinasi perlintasan sebidang  yang dilaksanakan hari Selasa, 14 Mei 2019, dengan menghadirkan perwakilan dari Desa/Kelurahan dan Kecamatan yang terdapat/dilalui perlintasan kereta api di Kabupaten Kulon Progo.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kulon Progo, Drs. L. Bowo Pristiyanto mengatakan pihaknya berusaha untuk meningkatkan fasilitas perlengkapan jalan dan penertiban perlintasan jalur rel kereta api di Kabupaten Kulon Progo dengan pemasangan rambu-rambu dan banner keselamatan.

Dengan asumsi kecelakaan kereta api selalu berakibat fatal, maka untuk meningkatkan keselamatan perlu adanya pengawasan. Berkaitan dengan perlintasan kereta api yang tidak ada palang pintu kereta api, Dinas Perhubungan Kabupaten Kulon Progo meminta Kelurahan/Desa atau Kecamatan yang terdapat perlintasan kereta api untuk menempatkan petugas perlintasan kereta api selama H- dan H+ lebaran yang sudah terjadwalkan atau perlintasan ditutup dan masyarakat diminta untuk mencari jalur alternatif. Karena jumlah kejadian kecelakaan cenderung semakin lama semakin banyak bersamaan dengan peningkatan mobilitas penduduk yang juga semakin meingkat dan padat. Apalagi volume traffic perjalanan kereta api sekarang ini semakin tinggi.

Diharapkan dengan adanya petugas yang berjaga pada perlintasan kereta api dapat mengurangi resiko kecelakaan serta memberikan rasa aman dan selamat bagi masyarakat.

Dari hasil kesepakatan rapat, beberapa perlintasan sepakat untuk ditutup mengingat resiko kecelakaan yang seringkali terjadi. akan tetapi beberapa perlintasan tak berpalang dengan dampak sosial tinggi apabila ditutup, akan dipertahankan dengan catatan Desa/Kalurahan harus menyiapkan tenaga/linmas untuk menjaga terutama pada H-3 sampai H+3 Iedul Fitri 1440 H .