Pengalihan Arus Truck Tambang, Antisipasi Kerusakan Jalan di kota Wates.

 

Menurut Sekretaris Dinas Perhubungan, Joko Trihatmono, SH, M.Hum. Over Dimension Over Loading (ODOL) merupakan permasalahan yang kian marak akhir-akhir ini. Penambangan dalam rangka memenuhi kebutuhan agregat  tanah urug dan pasir di proyek Pembangunan Bandara NYIA memberi peluang besar bagi perusahaan tambang untuk meningkatkan jumlah armada dan membuka lahan baru areal pertambangan.

Sejalan dengan hal tersebut, muncul dilema permasalahan. Di satu sisi , kebutuhan material pembangunan Bandara harus terpenuhi untuk mencapai target April 2019 bisa operasional, di sisi lain jalan-jalan Kabupaten semakin banyak yang mengalami kerusakan.  Permasalahan lain yang perlu penanganan serius adalah mulai banyak kendaraan-kendaraan tambang yang melalui akses jalan perkotaan di Wates. Selain bukan peruntukannya, karena kekuatan jalan kKabupaten di Kota Wates hanya 6 ton,  juga menimbulkan dampak kerusakan jalan dan  meningkatkan resiko kecelakaan lalu lintas.

Guna mengantisipasi hal tersebut, Dinas PU-PKP berusaha melokalisir kegiatan penambangan tersebut  dengan memproses penerbitan SK Bupati tentang jalan tambang, sehinga diharapkan kendaraan tambang hanya melalui jalan-jalan yang tercantum dalam SK Bupati.  Sementara menunggu proses penerbitan SK Bupati tersebut,  untuk mengantisipasi masuknya kendaraan tambang (truck, Dumptruck, dll) agar tidak melewati perkotaan Wates, dalam forum LLAJ telah dibahas pengalihan arus bagi kendaraan Tambang yang melalui kota Wates.  Pengalihan arus tersebut merujuk pada jalur jalan propinsi yang kapasitasnya lebih mampu menahan beban dari kendaraan berat. Semua kendataan tambang yang menuju ke Bandara NYIA diharapkan melalui jalan Kertodiningrat sampai di barat Polres Kulon Progo dan memasuki jalan Nasional.

Dalam rangka menindaklanjuti kesepakatan rapat Forum LLAJ, mulai Januari 2019, Dinas Perhubungan bersama Polres Kulon Progo dan Satpol PP akan melakukan operasi  penertiban terutama bagi truck-truck tambang yang melalui kota Wates. Sebagai langkah awal, Dinas Perhubungan KP sudah memasang himbauan bagi pengemudi truck di ruas jalan menuju kota Wates. Langkah lainnya dengan melakukan teguran Simpatik serta sosialisasi kepada pengemudi Truck di jalan-jalan menuju kota Wates. Dari pantauan awal masih banyak kendaraan tambang yang melalui ruas jalan kota Wates.  Selanjutnya dalam operasi gabungan Bersama Polres dan Satpol PP,  akan dilakukan penindakan sesuai aturan.